Tulisan 9 Tips Membuat Artikel Blog Menjadi Viral Sosial Media ini,
bukan bermaksud menggurui atau apa. Ini hanya sekedar berbagi pengalaman
menulis artikel viral atau konten viral di blog.
Adanya era sosial media seperti sekarang ini, semakin memudahkan pemilik
blog untuk mendatangkan banyak pengunjung ke blog yang dikelolanya.
Selain dengan cara share ke akun-akun media sosial milik kita sendiri,
kita juga bisa mengupayakan pengguna-pengguna sosial media lain turut
serta membagikan artikel kita, dengan cara memposting artikel atau
konten yang berpotensi viral.
Sebelumnya aku sudah membahas
topik-topik yang biasanya menjadi viral dan bisa menyebar di sosial
media, sehingga artikel yang membahas topik tersebut berhasil
mendapatkan ribuan, puluhan ribu bahkan ratusan ribu pembaca.
Setelah menemukan ide tulisan yang diperkirakan bisa populer dan
menyebar di sosial media, berikutnya adalah memikirkan cara supaya
artikel yang nanti kita terbitkan benar-benar bisa menjadi viral. Untuk
itu, jangan lupakan beberapa tips di bawah ini:
1. NO COPAS!
Kalau ingin artikel blog menjadi viral di sosial media dan dibaca hingga beribu-ribu orang, jangan sekali-kali memposting artikel copy paste, karena dijamin akan gagal total! Artikel yang lebih dulu viral, kemudian dicopas oleh blog lain dengan harapan akan menjadi viral juga, ini sama sekali tidak akan berhasil. Artikel yang lebih dulu viral pasti sudah banyak yang membacanya, jadi akan gampang ketahuan kalau ada blog lain mencopy paste. Trus siapa yang sudi membagikan artikel hasil copasan? Tidak ada! Padahal elemen penting supaya artikel menjadi viral adalah dibagikan oleh banyak pembaca.
Alih-alih menjadi viral, yang ada malah artikel hasil copasan tersebut tenggelam di dasar lautan mesin pencari google. Maka sangat penting untuk menulis sesuatu yang baru. Dengan menulis hal-hal baru yang belum pernah dibahas blog lain, potensi viralnya akan semakin tinggi. Atau kalau mau menulis hal-hal yang sudah pernah viral, tulislah dengan gaya kita sendiri. Jangan copas!
2. Bukan Berita Bohong
Berita-berita unik, aneh, kontroversi, berbau agama, menjelek-jelekkan pemerintah, menjual penderitaan orang, memang mudah menyebar di sosial media. Tapi jangan sampai demi menaikkan rating blog, kita menulis berita bohong. Tidak semua pengguna internet itu mau menjadi agen fitnah, yang mudah percaya dengan sebuah berita lalu ikut membagikannya. Banyak netter yang suka mengecek kebenaran dari sebuah kejadian. Sekali kita ketahuan menulis hal hoax, maka nama baik kita di dunia blog bisa tercoreng.
Maka dari itu, penting untuk menulis sesuatu yang sesuai fakta dan bisa dipertanggung jawabkan.
3. Pancing Emosi Pembaca
Pembaca yang mau membagikan artikel blog ke akun sosial medianya, pasti karena isi artikelnya tanpa sadar telah mempengaruhi emosinya, dan berharap teman-temannya juga membaca artikel tersebut. Kalau cuma sekedar artikel menarik dan bermanfaat, belum tentu pembaca mau membagikan. Buktinya mayoritas blogger pasti menulis hal-hal yang bermanfaat, tapi apakah artikel mereka menjadi viral? Tidak bukan?
1. NO COPAS!
Kalau ingin artikel blog menjadi viral di sosial media dan dibaca hingga beribu-ribu orang, jangan sekali-kali memposting artikel copy paste, karena dijamin akan gagal total! Artikel yang lebih dulu viral, kemudian dicopas oleh blog lain dengan harapan akan menjadi viral juga, ini sama sekali tidak akan berhasil. Artikel yang lebih dulu viral pasti sudah banyak yang membacanya, jadi akan gampang ketahuan kalau ada blog lain mencopy paste. Trus siapa yang sudi membagikan artikel hasil copasan? Tidak ada! Padahal elemen penting supaya artikel menjadi viral adalah dibagikan oleh banyak pembaca.
Alih-alih menjadi viral, yang ada malah artikel hasil copasan tersebut tenggelam di dasar lautan mesin pencari google. Maka sangat penting untuk menulis sesuatu yang baru. Dengan menulis hal-hal baru yang belum pernah dibahas blog lain, potensi viralnya akan semakin tinggi. Atau kalau mau menulis hal-hal yang sudah pernah viral, tulislah dengan gaya kita sendiri. Jangan copas!
2. Bukan Berita Bohong
Berita-berita unik, aneh, kontroversi, berbau agama, menjelek-jelekkan pemerintah, menjual penderitaan orang, memang mudah menyebar di sosial media. Tapi jangan sampai demi menaikkan rating blog, kita menulis berita bohong. Tidak semua pengguna internet itu mau menjadi agen fitnah, yang mudah percaya dengan sebuah berita lalu ikut membagikannya. Banyak netter yang suka mengecek kebenaran dari sebuah kejadian. Sekali kita ketahuan menulis hal hoax, maka nama baik kita di dunia blog bisa tercoreng.
Maka dari itu, penting untuk menulis sesuatu yang sesuai fakta dan bisa dipertanggung jawabkan.
3. Pancing Emosi Pembaca
Pembaca yang mau membagikan artikel blog ke akun sosial medianya, pasti karena isi artikelnya tanpa sadar telah mempengaruhi emosinya, dan berharap teman-temannya juga membaca artikel tersebut. Kalau cuma sekedar artikel menarik dan bermanfaat, belum tentu pembaca mau membagikan. Buktinya mayoritas blogger pasti menulis hal-hal yang bermanfaat, tapi apakah artikel mereka menjadi viral? Tidak bukan?
Saya pribadi menilai, artikel yang
saya contohkan di atas itu isinya tidak bermanfaat. Malah terkesan
ngawur, nyeleneh dan bisa menyesatkan kalau beneran ada yang
mempraktekkan. Tapi kenapa artikel yang tidak bermanfaat itu justru
menjadi viral? Dishare hingga ribuan orang? Itu karena emosi pembaca
tersentuh setelah membacanya.
Pasti ada di antara para pembaca artikel itu yang kemudian timbul pikiran: "Mau gue bagiin nih ke facebook. Cocok buat nyindir orang-orang yang suka nanya kapan gue nikah." "Haha pas banget mau lebaran. Bagiin ah." "Share ah, biar temen-temen yang galau sering ditanyain 'kapan nikah' baca ini." Itulah yang disebut berhasil memancing emosi. Emosi gembira karena merasa mendapat jawaban. Emosi kesal karena selama ini sering ditanya kapan nikah, dan dengan share artikel itu berharap orang yang suka nanya-nanya itu membacanya. Dan sebagainya.
Maka supaya artikel menjadi viral dan banyak disahre pembaca, penting untuk menulis sesuatu yang bisa mempengaruhi emosi pembaca, yang bisa mengena di hati dan pikirannya. Caranya bagaimana? Saat menulis posisikan kita sebagai pembaca. Itu.
4. Masukan Gambar
Supaya artikel blog berhasil viral, sangat perlu memasukan gambar sebagai pendukung sebuah tulisan. Pengunjung blog tentu lebih suka dengan artikel-artikel yang disertai gambar. Apalagi kalau artikel yang direncanakan bisa jadi viral itu membahas hal-hal unik, aneh, kisah inspiratif, berita spektakuler. Tanpa disertai gambar atau foto-foto, bisa saja orang-orang mengira itu hanyalah cerita bohong, dan tentu mereka tidak akan mau membagikan. Dan akhirnya, artikel yang digadang-gadangkan akan menjadi viral itu justru gagal.
5. Beri Judul Yang Menarik
Pasti ada di antara para pembaca artikel itu yang kemudian timbul pikiran: "Mau gue bagiin nih ke facebook. Cocok buat nyindir orang-orang yang suka nanya kapan gue nikah." "Haha pas banget mau lebaran. Bagiin ah." "Share ah, biar temen-temen yang galau sering ditanyain 'kapan nikah' baca ini." Itulah yang disebut berhasil memancing emosi. Emosi gembira karena merasa mendapat jawaban. Emosi kesal karena selama ini sering ditanya kapan nikah, dan dengan share artikel itu berharap orang yang suka nanya-nanya itu membacanya. Dan sebagainya.
Maka supaya artikel menjadi viral dan banyak disahre pembaca, penting untuk menulis sesuatu yang bisa mempengaruhi emosi pembaca, yang bisa mengena di hati dan pikirannya. Caranya bagaimana? Saat menulis posisikan kita sebagai pembaca. Itu.
4. Masukan Gambar
Supaya artikel blog berhasil viral, sangat perlu memasukan gambar sebagai pendukung sebuah tulisan. Pengunjung blog tentu lebih suka dengan artikel-artikel yang disertai gambar. Apalagi kalau artikel yang direncanakan bisa jadi viral itu membahas hal-hal unik, aneh, kisah inspiratif, berita spektakuler. Tanpa disertai gambar atau foto-foto, bisa saja orang-orang mengira itu hanyalah cerita bohong, dan tentu mereka tidak akan mau membagikan. Dan akhirnya, artikel yang digadang-gadangkan akan menjadi viral itu justru gagal.
5. Beri Judul Yang Menarik
Sebuah judul, bisa mempengaruhi keputusan seseorang untuk membaca sebuah artikel atau tidak. Maka buatlah judul yang menarik yang bisa memancing penasaran orang-orang untuk membacanya. Tapi ingat, jangan memasang judul yang tidak sesuai dengan isi artikel. Karena itu akan membuat kita dianggap sebagai blogger PHP, dan menurunkan kepercayaan pengunjung terhadap blog.
Lalu bagaimana cara membuat judul artikel blog yang baik? Perhatikan saja 4 contoh judul di bawah ini:
1. Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah
2. Cara Kreatif Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah
3. 7 Cara Kreatif Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah
4. 30 Cara Kreatif Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah
Mana yang punya kemungkinan lebih besar di klik pembaca? Iya benar yang nomer 4. Yang nomor 4 terlihat lebih menarik dan bikin penasaran.
6. Jangan Terlalu Panjang
Rata-rata aktivis facebook dan twitter itu tidak suka membaca tulisan-tulisan blog yang panjang sampai melebihi misalnya 3000 kata, apalagi kalau bahasanya bertele-tele dan njlimet. Boro-boro membagikan, membaca sampai selesai saja belum tentu mau. Jadi supaya rencana memviralkan artikel bisa sukses, tulis artikel yang ringkas tapi padat dan berisi. Tapi juga jangan terlalu pendek, sebab Google tidak suka dengan artikel-artikel blog yang ditulis terlalu pendek.
7. Minta Dibagikan
Supaya target viral bisa cepat tercapai, di akhir artikel tidak ada salahnya menuliskan permintaan tolong kepada pembaca untuk membagikan. Misalnya: "Terima kasih sudah membaca. Jangan lupa dishare ya, supaya teman-teman yang lain juga tahu informasi ini."
8. Cari Waktu Yang Pas
Setelah artikel selesai ditulis, cari waktu yang tepat untuk memposting. Ini penting supaya hasil viralnya lebih maksimal. Waktu yang tepat adalah waktu dimana para pengguna sosial media sedang banyak-banyaknya yang online. Biasanya itu terjadi pada jam-jam istirahat makan siang. Kalau malam hari antara jam 8 sampai jam 11. Dan di pagi hari pada jam-jam bangun tidur, karena sudah jadi budaya banyak orang Indonesia ketika bangun tidur langsung cek akun sosial media.
Yang sebaiknya dihindari adalah
posting pada jam-jam sibuk kerja dan belajar. Jangan juga posting di
atas jam 1 malam, karena jam segitu pasti orang-orang sudah banyak yang
terlelap. Posting di pagi hari pada hari-hari libur juga sebaiknya
dihindari, tunggu sampai setidaknya jam 8.
9. Sebarkan Sendiri Dulu
Setelah diterbitkan, tugas kita selanjutnya adalah share artikel ke sosial media kita sendiri, google plus, facebook, twitter, BBM, Line dan sebagainya. Kemudian share ke group-group di facebook. Bagikan ke juga komunitas-komunitas blog di twitter. Walaupun artikel yang kita tulis diprediksi bisa viral 100%, tapi kalau kita sendiri sebagai pemilik blog hanya diam tidak aktif mencari pembaca, bisa-bisa target viralnya gagal, ataupun kalau berhasil hasilnya tidak begitu memuaskan.
Setelah itu, kita tinggal menunggu dan berdoa semoga artikel yang sudah kita bagi-bagikan tadi berhasil viral.
9. Sebarkan Sendiri Dulu
Setelah diterbitkan, tugas kita selanjutnya adalah share artikel ke sosial media kita sendiri, google plus, facebook, twitter, BBM, Line dan sebagainya. Kemudian share ke group-group di facebook. Bagikan ke juga komunitas-komunitas blog di twitter. Walaupun artikel yang kita tulis diprediksi bisa viral 100%, tapi kalau kita sendiri sebagai pemilik blog hanya diam tidak aktif mencari pembaca, bisa-bisa target viralnya gagal, ataupun kalau berhasil hasilnya tidak begitu memuaskan.
Setelah itu, kita tinggal menunggu dan berdoa semoga artikel yang sudah kita bagi-bagikan tadi berhasil viral.
loading...

0 Response to "9 Tips Membuat Artikel Blog Menjadi Viral Di Media Sosial"
Posting Komentar